11 mei 2011/in my lovely room. . . .
MULAILAH DARI SEKARANG
Oleh : Hanggara “ Ei Enjie Jie”
Seiring dengan perkembangan zaman,segala sesuatu sudah semakin maju,dari semua kebutuhan hidup dari terkecil sampai terbesar biak itu mencakup sandang (pakaian),papan (tempat tinggal),pangan (makanan),dari tahun ketahun keseluruhan dari S2P (sandang,papan,pangan) akan teyarus memiliki harga jual yang bersaing.dan ini aalah kebutuhan wajib bagi kita semua.
Dan itulah sekarang yang terjadi pada Negara kita Indonesia,tidak setiap orang di Indonesia yang memiliki S2P,ada yang memiliki S tapi tidak memiliki 2P nya,ada yang memiliki P tapi tidak memiliki SP nya,ada yang kurang pada setiap individu atau setiap family di Indonesia.
Tidak lengkapnya S2P pada mereka pasti memiliki sebab penyebabnya,baik dari factor internal maupun dari factor eksternal,dan salah satu dari penyebabnya adalah money bin fulus ini.ini adalah factor yang banyak di mayoritas penduduk Indonesia.
Jika bericara tentang money bin fulus ia bukan lah teroris seperti sadam Husain,atau suatu virus yang mematikan seperti virus H2N1 atau HIV dan sebagainya,money bin fulus ini adalah kebutuhan yang sangat di perlukan manusia,dan ia bias masuk kepada kebutuhan wajib manusia.ia adalah UANG.
Bagi sebagian rakyat Indonesia,untuk mencari uang sangat lah sulit,apalagi bagi orang yang pekerjaannya tidak tetap,akan tetapi ini bukan lah alasan untuk setiap tidak memiliki uang.setiap orang jika ia sedang memiliki uang alangkah baiknya jika sebagian dari uang yang ia dapatkan itu di tabung.dengan menabung kita dapat bersiaga untuk masa yang akan datang,
Meskipun kita menabung sedikit demi sedikit,namun jika berketerusan pasti ia akan banyak,pernahkan mendengar pepatah ini “sehari sehelai benang lama menjadi kain” dari pepatah ini kita dapat mengambil hikmahnya bahwa meskipun kita menabung sedikit demi sedikit,lama lama uang yang kita tabungkan pasti akan banyak.sehingga segala kebutuhan wajib kita S2P di masa yang akan datang pasti akan terpenuhi.
Maka,dari sekarang marilah kita mulai budaya menabung di kehidupan kita agar kita bahagia di kemudian hari. . .
“Ei Enji Jiei”
0 komentar:
Posting Komentar